Senin, 13 Januari 2014

Shalat Di Dalam Kendaraan Dan Shalat Dua Rakaat Sehabis Bepergian

Shalat di dalam Kendaraan 

HR. Imam al-Bukhari : 
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah dan Abu Sa'id mereka shalat di perahu dengan berdiri,berkata Hasan; "Shalatlah dengan berdiri jika itu tidak merepotkan teman-teman di sekitarmu, maka shalatlah dengan duduk." 

Inti dari hadis ini adalah bahwa bagaimanapun keadaan kita, udzur, orang mukallaf dan masih hidup kewajiban shalat tidak bisa gugur. Akan tetapi Allah swt, memberi kemurahan atau kemudahan dalam kondisi-kondisi tertentu. Seperti shalat dalam keadaan sakit, shalat dalam perjalanan, dan lain sebagainya. 

Disunnahkan Shalat Dua Rakaat Sehabis Bepergian 

HR. Imam al-Bukhari : 
Diriwayatkan dari Ka'ab bin Malik: "Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wassalarn tiba dari bepergian, beliau memasuki masjid lalu shalat di dalamnya (shalat sunnah dua rakaat tiba dari berpergian)." 

HR. Imam Muslim : 
Diriwayatkandari Ka’ab bin Malik, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam tidak pernah tiba dari bepergian, kecuali pada siang hari ketika waktu Duha. Jika beliau tiba, maka beliau terlebih dahulu singgah di masjid dan melakukan shalat Sunnah dua rakaat, kemudian beliau duduk. 
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner