Sabtu, 11 Januari 2014

Lebih Utama Shalat Sunnah Di Rumah

HR. Imam al-Bukhari :
Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam membuat ruangan, Busr bin sa'id berkata: Aku mengira Zaid bin Tsabit berkata : ‘Membuat tikar pada bulan Ramadhan,' lalu beliau melaksanakan shalat malam di (kamar atau tikar) tersebut beberapa malam. Kemudian para sahabat mengikuti shalat beliau. Ketika beliau mengetahui apa yang mereka lakukan, beliau pun berdiam di rumah, kemudian beliau keluar menemui merekaka dan berkata: ‘Sungguh aku telah mengetahui apa yang kalian lakukan. Wahai manusia, shalatlah kalian dirumah-rumah kalian, sesungguhnya shalat yang paling utama adalah shalatnya seseorang yang dilakukan di rumahnya kecuali shalat fardhu.’” 


HR. Imam Muslim :
Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabjt ja berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam memasang tenda dari tikar pada sebuah tempat di Masjid, sehingga merupakan sebuah kamar tempat beliau shalat (malam) Melihat hal itu, beberapa orang sahabat mendatangi tempat itu dan mereka shalat mengikuti Nah shallallahu 'alaihi wassalam, Pada suatu malam mereka datang, tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam terlambat, sehingga beliau tidak keluar sama sekali menemui mereka, Oleh karena itu, mereka mengeraskan suara dan melempar pintu dengan kerikil, untuk memberi tahu Nabi shallallahu 'alaihi wassalam, karena mereka menyangka kalau-kalau beliau lupa. Maka dalam keadaan marah Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam keluar menemui mereka sambil bersabda : 'Janganlah kalian berbuat demikian, karena aku mengira bahwa shalat malatn itu akan diwajibkan kepada kalian. Karena itu shalatlah kalian di rumah kalian masing-masing, karena sebaik-baiknya shalat seseorang adalah yang dilakukan di rumahnya sendiri, kecuali shalat wajib.'"
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner